Sabtu, 20 Juli 2013

Manusia = Teh Celup ? ...



"Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya."
1 Korintus 10:13 
 
Sumber gambar: internet

Ada yang pernah mengatakan, manusia itu seperti teh celup, keistemewaannya baru akan keluar setelah dimasukkan ke dalam air.

Mmmm..... benarkah kita ini seperti teh celup?

Kalau kita mau merenungkan ini, Tuhan tidak selalu memberikan apa yang kita mau, namun Tuhan selalu memberikan apa yang kita butuhkan dan yang terbaik bagi kita.

Terkadang untuk bisa mencapai apa yang terbaik bagi kita, Tuhan mendorong kita melalui berbagai situasi yang tidak kita inginkan, bahkan terasa menyakitkan bagi kita.

Bahkan tidak jarang kita mengeluh pada Tuhan dan "gontok" pada Tuhan.

Namun teman-temanku, ingatlah dan sadarilah, melalui peristiwa-peristiwa itu, Tuhan menunjukkan besar kuasa-Nya dalam hidup ini dan diri kita semakin berkembang menuju pada rancangan-Nya yang indah, yang sedari awal telah Tuhan adakan, saat kita masih berupa "blue print".

Sehingga pada saat kita mensyukuri semua proses yang kita lalui, pada saat itulah Tuhan menambahkan kepada kita, apa yang kita butuhkan sebenarnya dalam hidup kita dan juga yang terbaik. 

Tetaplah bertahan dalam Tuhan dalam berbagai situasi, meskipun situasi itu terasa sangat sulit bagi kita, yakinlah Tuhan akan menunjukkan dan membimbing kita pada jalan keluar-Nya.


"Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah padaKu, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan."

Matius 11:28-30




Seperti halnya teh celup, awalnya hanya berupa serbuk / daun teh belaka, namun setelah dicelupkan dalam air panas, barulah keluar keistemewaannya / sarinya.

So, tetaplah berjuang dan bertahan dalam Tuhan, meskipun situasi yang kita alami terasa tiada jalan keluar.

Tetaplah berjuang dan berdoa pada Tuhan, karena sebenarnya Tuhan tidak pernah membiarkan kita melangkah sendirian saja dalam setiap peristiwa hidup kita.

Tuhan memberkati kita semua. :)

Cokorda Oka