Sabtu, 20 Juli 2013

Triple Filter Test



Kisah berikut ini mengajarkan kepada kita untuk lebih dapat mawas diri, tidak mudah terpancing dengan sesuatu yang disampaikan oleh orang lain tentang teman kita.


 Sumber gambar: internet


Di jaman Yunani kuno, Socrates terkenal memiliki pengetahuan yang tinggi.

Suatu hari ia bertemu dengan kenalannya, kenalannya tersebut berkata:

"Tahukah apa yang saya dengar tentang temanmu?"

"Tunggu sebentar," jawab Socrates.

"Sebelum Anda menceritakan  kepada saya, saya akan memberikan suatu test sederhana yang disebut 'Triple Filter Test'. 

Filter pertama adalah 'KEBENARAN', apakah Anda yakin bahwa apa yang akan Anda katakan pada saya itu benar?" lanjut Socrates.

"Tidak," jawab orang itu,"Sebenarnya saya HANYA MENDENGAR tentang itu."

"Baik," kata Socrates.

"Jika Anda tidak yakin itu benar, baiklah sekarang saya akan berikan filter yang kedua,'KEBAIKAN'. Apakah yang Anda katakan tentang teman saya itu, sesuatu yang baik?"

"Tidak, malah sebaliknya ..."kata kenalan Socrates tersebut.

"Jadi,"Socrates melanjutkan,"Anda akan menceritakan sesuatu yang buruk tentang dia, tetapi Anda tidak yakin apakah itu benar. Anda masih memiliki satu kesempatan lagi, masih ada 1 (satu) filter lagi, yaitu filter ketiga,'KEGUNAAN'. 

Apakah yang Anda katakan pada saya tentang teman saya itu berguna bagi saya?"

"Tidak... Sama sekali tidak ..." jawabnya.

"Jadi," Socrates menyimpulkan "bila Anda ingin menceritakan sesuatu yang belum tentu benar, bukan tentang kebaikan dan bahkan tidak berguna, mengapa Anda harus menceritakan itu pada saya?"

......

Teman-temanku, gunakan filter test ini setiap kali mendengar sesuatu tentang teman ataupun seseorang yang teman-teman kasihi.

Jika bukan KEBENARAN, bukan KEBAIKAN, dan tidak ada KEGUNAAN positif, tidak perlu teman-teman terima.



Cokorda Oka
 

Manusia = Teh Celup ? ...



"Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya."
1 Korintus 10:13 
 
Sumber gambar: internet

Ada yang pernah mengatakan, manusia itu seperti teh celup, keistemewaannya baru akan keluar setelah dimasukkan ke dalam air.

Mmmm..... benarkah kita ini seperti teh celup?

Kalau kita mau merenungkan ini, Tuhan tidak selalu memberikan apa yang kita mau, namun Tuhan selalu memberikan apa yang kita butuhkan dan yang terbaik bagi kita.

Terkadang untuk bisa mencapai apa yang terbaik bagi kita, Tuhan mendorong kita melalui berbagai situasi yang tidak kita inginkan, bahkan terasa menyakitkan bagi kita.

Bahkan tidak jarang kita mengeluh pada Tuhan dan "gontok" pada Tuhan.

Namun teman-temanku, ingatlah dan sadarilah, melalui peristiwa-peristiwa itu, Tuhan menunjukkan besar kuasa-Nya dalam hidup ini dan diri kita semakin berkembang menuju pada rancangan-Nya yang indah, yang sedari awal telah Tuhan adakan, saat kita masih berupa "blue print".

Sehingga pada saat kita mensyukuri semua proses yang kita lalui, pada saat itulah Tuhan menambahkan kepada kita, apa yang kita butuhkan sebenarnya dalam hidup kita dan juga yang terbaik. 

Tetaplah bertahan dalam Tuhan dalam berbagai situasi, meskipun situasi itu terasa sangat sulit bagi kita, yakinlah Tuhan akan menunjukkan dan membimbing kita pada jalan keluar-Nya.


"Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah padaKu, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan."

Matius 11:28-30




Seperti halnya teh celup, awalnya hanya berupa serbuk / daun teh belaka, namun setelah dicelupkan dalam air panas, barulah keluar keistemewaannya / sarinya.

So, tetaplah berjuang dan bertahan dalam Tuhan, meskipun situasi yang kita alami terasa tiada jalan keluar.

Tetaplah berjuang dan berdoa pada Tuhan, karena sebenarnya Tuhan tidak pernah membiarkan kita melangkah sendirian saja dalam setiap peristiwa hidup kita.

Tuhan memberkati kita semua. :)

Cokorda Oka

Jumat, 12 Juli 2013

Uhuiiiii

Akhirnya setelah sekian lama ngga ngeblog, akhirnya tergelitik kembali jadi blogger ......
gara-gara si "kambing jantan", DIKAAAAAAAAA........
ya gara-gara RADITYA DIKA, aku jadi tergelitik ngeblog lagi.
udah berapa tahun y ... mmmmmm.....ada 5 tahunan d ngga ngeblog, jadinya ngeblang caranya.
Padahal dulu cukup jago, huehehehe menurut aku sih .....
Namun sekarang terjerumus dalam rutinitas orang dewasa di kantoran ...... swt...........
baidewe, yang penting sekarang aku bisa ngeblog lagi d, thank u DIKA, karena karya-karyamu menginspirasi daku kembali mengikuti passion selama ini yang terpendam....

Oh ya bagi yang belum tahu, Lumen Vitae (judul blog ini) berarti cahaya kehidupan.
Semoga isi blog ini mampu menjadi cahaya atau inspirasi juga bagi pembacanya.
(yah klo pun blog ini dibaca sih, huehehe ..... (bagaimana sih sisipin icon smile ketawa???))

Nah enjoy read blog ini y all

Thank u all